Mengatasi Kista

Kista ovarium merupakan tumbuhnya kantung bukan kanker yang terisi cairan atau gumpalan. Kantung ini biasanya lazim terjadi dan tidak berbahaya. Yang dapat membahayakan apabila pertumbuhannya semakin tidak terkendali. Kista yang besar dapat menekan organ-organ di sekelilingnya, hal ini dapat menyebabkan rasa sakit pada bagian abdomen.

Gejala timbulnya kista :

- Perut bagian bawah atau panggul terasa nyeri yang cukup tajam.
- Periode menstruasi tidak teratur
- Merasa tekanan perut atau panggul yang lebih rendah atau terasa penuh
- InfertilitasInfertilitas
- Panggul sakit setelah beraktifitas berat atau setelah berhuhubungan seksual.
- Nyeri atau terasa ada tekanan dengan gerakan buang air kecil atau besar
- Mual dan muntah
- Vagina terasa nyeri atau terjadi bercak-bercak darah pada vagina
- Panggul terasa nyeri selama periode menstruasi, dan terkadang juga dirasakan di punggung bagian bawah

Pada umumnya, kista akan menghilang dengan sendirinya dan tidak diperlukan pengobatan apapun. Jika timbul rasa sakit akibat kista, dokter dapat memberikan resep obat untuk menormalkan pertumbuhan kista, atau jika perlu dapat dilakukan operasi.

Pada wanita yang berusia sekitar 40 tahun atau lebih muda dan siklus haidnya normal, bila ada benjolan pada indung telur umumnya merupakan kista ovarium yang fungsional. Namun benjolan tersebut benar-benar abnormal karena kondisi tersebut berkaitan dengan proses ovulasi (keluarnya sel telur dari indung telur) yang terjadi pada siklus haid normal. Pada umumnya benjolan seperti ini akan menghilang dengan sendirinya pada siklus haid normal. Pada umumnya benjolan seperti ini akan menghilang dengan sendirinya pada siklus-siklus haid berikutnya. Oleh karena itu, bila hal tersebut terjadi, terutama pada wanita berusia 20-30 tahun, kista ini harus diobservasi, apakah pada siklus-siklus haid berikutnya masih ada atau tidak. Jika masih ada, apakah besarnya tetap atau makin membesar.

Pil kontrasepsi yang cara kerjanya mencegah terjadinya ovulasi dapat juga menimbulkan kista ovarium fungsional. Wanita pengguna pil kontrasepsi dianjurkan melakukan observasi sendiri dengan cara meraba perutnya, apakah membesar atau tidak. USG berperan dalam menentukan apakah benjolan di ovarium itu jinak atau ganas. Bila tampak kantong yang simpel, berisi cairan, dindingnya rata, tidak ada papil-papil, benjolan itu kemungkinan kista yang bersifat jinak. Sebaliknya, bila pada kista tersebut tampak juga jaringan padat kemungkinan benjolan itu ganas.

Pemeriksaan USG sangat bermanfaat dalam menentukan strategi pengobatan kista ovarium karena dapat menegakan atau menentukan diagnosis apakah kista tersebut hanya kista simpel. Artinya, berisi cairan dan tidak ada jaringan padat yang biasa terlihat pada jenis tumor jinak. Atau ada kecenderungan ganas (kanker), sehingga harus dilakukan pemeriksaan lanjutan atau operasi reseksi untuk menegakkan diagnosis.

Banyak kista ovarium yang timbul pada masa reproduksi berbentuk kista folikel yang merupakan kista fungsional dan dapat menghilang dalam jangka waktu 1-3 bulan. Meskipun kista itu bisa saja robek tanpa menimbulkan efek sakit, umumnya jarang menimbulkan keluhan. Kista ini termasuk jinak dan tidak menimbulkan konsekuensi medis. Namun demikian, wanita pada masa reproduksi dengan kista folikel harus diobservasi selama beberapa bulan siklus haidnya, karena pada masa ini kista sering terjadi, namun kanker ovarium jarang terjadi. Kadang kista ovarium pada wanita yang sedang haid mengandung darah, yang berubah secara cepat. Pengobatan kista ovarium akan ditentukan oleh dokternya dan tergantung pada usia penderita, besarnya tumor serta gambaran tumor yang bisa ditetapkan oleh hasil pemeriksaan USG.

Posted in Cara Mengobati Kista | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Operasi Penyakit Kista

Penyebab Kista

- Adanya gangguan dalam pembentukan estrogen dan dalam mekanisme umpan balik ovarium-hipotalamus.

- Kista ovarium disebabkan oleh gangguan (pembentukan) hormon pada hipotalamus, hipofisis, dan ovarium.

- Gagalnya sel telur (folikel) untuk berovulasi.

Kista berarti kantung yang berisi cairan. Kista ovarium (atau kista indung telur) berarti kantung berisi cairan, normalnya berukuran kecil, yang terletak di indung telur (ovarium).

Pengobatan Kista

- Pengobatan gejala hormon androgen yang tinggi, dengan pemberian obat pil KB (gabungan estrogen-progesteron) boleh ditambahkan obat anti androgen progesteron cyprotern asetat.

- Untuk kemandulan dan tidak terjadinya ovulasi, diberikan klomiphen sitrat. Juga bisa dilakukan pengobatan fisik pada ovarium, misalnya melakukan diatermi dengan sinar laser.

Yang khas pada kista ovarium adalah bahwa kista akan hilang sendiri dalam waktu 60 hari meski tidak diobati.

- Pil KB bisa mengurangi ukuran besar kista

- Pengobatan operasi untuk melakukan sayatan ovarium pada daerah polikistik. Cara ini beresiko terjadi pelekatan atau bisa memperbesar kemungkinan terjadi kemandulan (infertilitas).

- Pengobatan dengan operasi. Cara ini perlu mempertimbangkan umur penderita, gejala, dan ukuran besar kista. Pada kista fungsional dan perempuan yang bersangkutan masih menstruasi, biasanya tidak dilakukan pengobatan dengan operasi. Tetapi bila pada hasil sonogram, gambaran kista bukan kista fungsional dan kista berukuran besar, biasanya dokter menganjurkan untuk mengangkat kista dengan operasi. Begitu pula bila wanita sudah menopause dan dokter menemukan adanya kista, sering kali dokter yang bersangkutan mengangkat kista tersebut dengan jalan operasi, meskipun kejadian kanker ovarium jarang ditemukan. Akan tetapi apabila pada wanita tersebut berusia 50-70 tahun, maka resiko tinggi terjadi kanker.

Prinsip Pengobatan Kista Dengan Operasi

- Apabila kista nya kecil dan pemeriksaan sonogram tidak terlihat tanda-tanda proses keganasan, biasanya dokter melakukan operasi dengan laparoskopi. Dengan cara ini, alat laparoskopi dimasukkan ke dalam rongga panggul dengan melakukan sayatan kecil pada dinding perut, yaitu sayatan searah dengan garis rambut kemaluan.

- Apabila kista nya agak besar, biasanya pengangkatan kista dilakukan dengan laparotomi. Teknik ini dilakukan dengan pembiusan total. Dengan cara laparotomi, kista bisa diperiksa apakah sudah mengalami proses keganasan (kanker) atau tidak. Bila sudah dalam proses keganasan, operasi dilakukan bersamaan dengan mengangkat ovarium dan saluran tuba, jaringan lemak sekitar serta kelenjar limpe

Posted in Cara Mengobati Kista | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Penyebab Penyakit Kista

Faktor yang menyebabkan gejala kista diantaranya meliputi :

a. Konsumsi makanan yang tinggi lemak dan kurang serat
b. Zat tambahan pada makanan.
c. Kurang olahraga
d. Merokok dan konsumsi alcohol
e. Terpapar dengan polusi dan agen infeksius
f. Sering stress
g. Faktor genetic

Dalam tubuh kita terdapat gen-gen yang berpotensi memicu kanker, yaitu yang disebut Protoonkogen, karena suatu sebab tertentu, misalnya karena makanan yang bersifat karsinogen, polusi atau terpapar zat kimia tertentu atau karena radiasi, Protoonkogen ini dapat berubah menjadi onkogen, yaitu gen pemicu kanker.

Sampai sekarang penyebab dari kistik ovarium belum ditemukan secara pasti, tetapi beberapa pendapat para ahli menyebutkan bahwa individu yang mempunyai riwayat heriditor menghidap tumor prosentasenya lebih tinggi dari pada yang tidak mempunyai riwayat tumor.

Mengenai terjadinya Kista ada dua teori. Disebabkan oleh karena perkembangan yang tidak sempurna pada akhir Stadium Glastomer. Tumor ini berasal dari perkembangan sel telur yang tidak dibuahi dalam ovarium.

Penderita kanker ovarium stadium dini dapat ditangani dengan operasi yang kemudian dilanjutkan dengan terapi. Bila kanker ovarium telah memasuki stadium lanjut di lakukan kemoterapi atau radiasi.

Pengkajian umum kista :

• Ada tidaknya keluhan nyeri diperut bagian bawah
• Ada tidaknya gangguan BAB dan BA
• Ada tidaknya asites
• Ada tidaknya perut membuncit
• Ada tidaknya gangguan nafsu makan
• Ada tidaknya kembung
• Ada tidaknya sesak nafas

Pengkajian diagnosis kista :

• USG : Ada tidaknya benjolan berdiameter > 5cm
• CT Scan : Ada tidaknya bejolan dan ukuran benjolan

Posted in Cara Mengobati Kista | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 1 Comment